Memaparkan catatan dengan label umum. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label umum. Papar semua catatan

18 November 2009

Hari Raya Qurban Ditetapkan Pada 27 November


KUALA LUMPUR: Hari Raya Qurban atau Hari Raya Aidiladha bagi Malaysia ditetapkan pada 27 November ini, bersamaan 10 Zulhijah, umum Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja Malaysia Engku Tan Sri Ibrahim Engku Ngah.

Engku Ibrahim berkata: "Bagi menyempurnakan titah perintah Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong, setelah diperkenankan oleh Duli-Duli Yang Maha Mulia Raja-Raja, dengan ini diisytiharkan bahawa 1 Zulhijah 1430 Hijrah ialah pada 18 Nov 2009 Masehi.

"Oleh yang demikian Hari Raya Qurban (10 Zulhijah) bagi negeri-negeri seluruh Malaysia ditetapkan pada hari Jumaat, 27 Nov 2009 Masehi," katanya dalam siaran akhbar Jabatan Penerangan yang dikeluarkan di sini Shari ini. BERNAMA

03 Oktober 2009

Qanun Jinayat Tidak Sah: Gubernur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menolak menandatangani Qanun Hukum Jinayat yang telah disahkan DPR Aceh pada 14 September lalu. Gubernur berlasan bahwa qanun yang diajukan kepada dirinya untuk ditandatangani masih bersifat draf.
Usai pelantikan 69 anggota parlemen Aceh hasil pemilihan April lalu, Gubernur Irwandi menyebutkan bahwa Qanun Hukum Jinayat dan Qanun Acara Jinayat belum sah, karena belum ada persetujuan bersama antara eksekutif dan legislatif.
“Jadi kedua qanun itu statusnya sekarang masih rancangan Qanun. (Mereka/DPRA) mensahkan yang tidak sah. Mensahkan, tapi tidak saya (teken),” kata Irwandi kepada wartawan di Banda Aceh, Rabu (30/9).
Irwandi merujuk pada Pasal 23 ayat (1) huruf (a) Undang Undang No 11/2006 tentang pemerintahan Aceh. Dalam pasal itu disebutkan bahwa qanun disahkan setelah mendapat persetujuan bersama antara legislatif dan eksekutif.
Qanun Hukum Jinayat menuai kontroversi karena memuat sanksi rajam bagi pelaku zina yang telah menikah. Dalam draf yang diajukan pemerintah, sanksi bagi pelaku zina hanya dihukum cambuk dan denda.
Irwandi bersikukuh tidak mau menandatangani Qanun Jinayat, kendati DPRA periode 2004-2009 telah mengetok palu pada 14 September lalu. “Yang mengatakan sudah sah atau tidak sah itu ada Undang Undangnya. Kita sudah membuat surat (kepada DPRA) bahwa qanun itu (belum sah) dan meminta DPRA untuk membahas kembali dan mendapat persetujuan bersama,” kata Irwandi.
Namun Irwandi menolak mengomentari soal hukuman rajam. “Saya tidak boleh memberikan pendapat pribadi. Itu terserah kepada tim pemerintah Aceh dan DPR. Saya tidak punya rencana menghapus atau menambah. Silakan mereka membahas secara demokrasi. Saya tidak mau menjawab soal itu (rajam), karena itu terserah kepada DPRA dan Pemerintah Aceh, secara tim,” kata dia.
Gubernur meminta para pembuat hukum agar mempelajari kembali hukum Islam yang tertuang dalam Qanun Meukuta Alam Al Asyi (hukum perundang-undangan yang diberlakukan pada masa Kesultanan Aceh di masa Sultan Iskandar Muda).
“Di situ sudah terangkum semuanya, sudah sangat lengkap dan dibuat oleh para ulama tempo dulu. Itu dibuat oleh ulama-ulama besar dan bisa dijadikan perbandingan,” kata dia. []

11 September 2009

Jambatan Yang Hidup Dan Tumbuh

Oleh : Zamri keciks

Jembatan merupakan salah satu hasil rekayasa infrastruktur untuk mempermudah transportasi manusia. Jembatan-jembatan dibangun di lokasi di atas sungai, lembah, atau laut yang memisahkannya. Tetapi, di suatu tempat di dunia ini, jembatan-jembatan yang menghubungkan sungai-sungai itu tidak dibangun, melainkan hidup dan tumbuh!


1. Jembatan Akar di India

Di kedalaman India sebelah tenggara, di salah satu lokasi paling basah di muka bumi, jembatan-jembatan dibuat dengan cara yang sangat aneh dan unik.



Tumbuh dari akar-akar pohon karet, orang-orang Khasis di Cherrapunjee menggunakan batang pohon pinang, membelahnya dan mengeluarkan isinya untuk membuat apa yang disebut "penunjuk akar". Saat dibentangkan dan mencapai sisi pinggir sungai lainnya, mereka mulai menyatukannya dengan akar-akar dari tanah. Dengan berjalannya waktu, jembatan yang kokoh dan hidup mulai terbentuk.

Jembatan-jembatan akar itu beberapa di anatarnya mencapai 30 meter, membutuhkan waktu 10 hingga 15 tahun untuk bisa difungsikan penuh, dan menjadikannya sangat kokoh. Beberapa sanggup menahan beban hingga 50 orang sekaligus.


Salah satu struktur yang paling unik di Cherrapunjee dikenal dengan sebutan "Umshiang Double-Decker Root Bridge." Terdiri dari dua lapis jembatan, di atas dan dibawahnya.


Karena jembatan-jembatan ini hidup dan masih terus tumbuh, membuatnya semakin kokoh saja. Beberapa jembatan akar yang tua sudah digunakan tiap hari oleh orang-orang desa di sekitar Cherrapunjee sejak lebih dari 500 tahun yang lalu.

2. Jembatan Tanaman Merambat di Lembah Iya, Jepang

Salah satu dari tiga lembah-lembah "tersembunyi", di Jepang, West Iya merupakan tempatnya ngarai berkabut, sungai bersih, dan atap-atap jerami atau daun, seperti menggambarkan Jepang berabad yang lalu. Untuk menyeberangi sungai Iya yang mengalir di sepanjang lereng lembah, para perampok, para kstria, dan pengungsi membuat sebuah jembatan khusus yang dibuat dari tanaman merambat.

Di bawah ini adalah gambar dari satu jembatan dari tanaman merambat pada tahun 1880:
Pertama, dua tanaman Wisteria - salah satu tanaman merambat paling kokoh - ditanam hingga sangat panjang dari kedua sisi sungai. Saat tanaman itu mencapai panjang yang cukup, lalu dianyam bersama papan untuk membuat suatu rekayasa botani yang hidup, lunak tapi sangat kokoh.


Jembatan-jembatan itu tidak punya sisi-sisi, dan sebuah sumber sejarah orang Jepang menunjukkan bahwa jembatan tanaman ini tidak stabil, dan yang mencoba menyeberanginya pertama kali seringkali membeku di tempat, tidak mampu melanjutkan lebih jauh lagi.

Tiga dari jembatan-jembatan itu masih ada di lembah Iya. Meski beberapa (tidak semua) jembatan-jembatan itu diperkuat dengan kabel dan lajur sisi-sisi, tetap saja menakutkan untuk diseberangi. Panjangnya lebih dari 42 meter, dengan papan yang dipasang setiap 6 hingga 8 inci, dan faktanya satu jatuh ke air dari 4,5 cerita, membuatnya tidak cocok buat pengidap acrophobia (takut ketinggian).

Beberapa orang percaya jembatan-jembatan tanaman merambat yang masih ada itu pertama kali dibuat pada abad 12, yang menjadikannya beberapa di antara contoh-contoh arsitektur hidup tertua di dunia.





09 September 2009

Masuk Mahkamah Hanya Dengan "Mc"

PUTRAJAYA: Rangkaian restoran makanan segera McDonald's hilang hak eksklusifnya selepas gagal menghalang sebuah restoran makanan India tempatan, McCurry Restaurant (KL) Sdn Bhd menggunakan awalan 'Mc' untuk papan tanda perniagaannya.

Dalam keputusan sebulat suara itu, Mahkamah Persekutuan hari ini turut memerintahkan McDonald's membayar kos RM10,000 kepada McCurry yang mempunyai outlet di Jalan Ipoh, Kuala Lumpur.

"Kami berpendapat persoalan undang-undang yang dibangkitkan oleh McDonald's tidak jelas dan mahkamah harus menolak permohonan semakan bagi rayuan tersebut," kata Hakim Besar Malaya Tan Sri Arifin Zakaria yang mengetuai panel dengan Hakim-Hakim Mahkamah Persekutuan Datuk Wira Mohd Ghazali Mohd Yusoff dan Datuk James Foong.

Mahkamah menangguhkan kes itu semalam selepas mendapati soalan yang dibangkitkan peguam McDonald's tidak jelas dan meminta mereka menyusun semula soalan berdasarkan kepada pendapat Mahkamah Rayuan.

McDonald's memfailkan permohonan semakan bagi rayuan itu apabila pada 29 April lepas Mahkamah Rayuan memutuskan adalah satu kesilapan untuk membuat andaian McDonald's memonopoli penggunaan awalan 'Mc'.

Sebelum itu, Mahkamah Tinggi memutuskan McDonald's mempunyai hak eksklusif kepada awalan 'Mc' menyebabkan McCurry membawa kes itu ke Mahkamah Rayuan.

Pada prosiding kes itu, McCurry menegaskan bahawa McDonald's tidak boleh menuntut monopoli atau hak eksklusif bagi menggunakan huruf awalan 'Mc', kerana awalan itu digunakan dengan meluas di seluruh dunia sebagai nama keluarga terutamanya oleh orang yang berasal dari Scotland. BERNAMA

27 Jun 2009

Isteri Bergaji Lebih Tinggi Meningkat

Oleh Nor Azma Laila

KUALA LUMPUR: Fenomena isteri berpendapatan lebih tinggi daripada suami semakin meningkat kerana pelajar perempuan mendominasi kemasukan ke institusi pengajian tinggi awam (IPTA) dan mendapat pekerjaan dengan gaji lebih lumayan.

Pensyarah Jabatan Pengajian Dakwah dan Kepimpinan, Fakulti Pengajian Islam Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Prof Madya Dr Zulkiple Abd Ghani, berkata fenomena itu dijangka terus meningkat kerana lebih ramai pelajar perempuan menuntut di universiti atau kolej.

"Statistik kemasukan sesi Julai 2008 menunjukkan 243,378 pelajar perempuan memasuki IPTA berbanding 159,631 lelaki.

"Berikutan itu, pelajar perempuan lebih berpotensi mendapat kerjaya lebih baik dengan gaji lumayan berbanding lelaki kerana mereka mempunyai kelulusan lebih tinggi," katanya.

Beliau berkata demikian selepas ceramah 'Bapa dan Pekerjaan' pada Kursus Bersiri Pembangunan Keluarga, Ilmu Keluarga di Lembaga Penduduk dan Pembangunan Keluarga Negara (LPPKN), di sini semalam.

Zulkiple berkata, kecanggihan teknologi juga menyumbang kepada fenomena itu, sekali gus membolehkan wanita melakukan kerja yang dulunya hanya mampu dilakukan lelaki.

"Selain itu, sikap wanita yang mempunyai konsep pandai memujuk membantu mereka mencapai kejayaan dalam pekerjaan jualan langsung yang tidak dinafikan memberikan pulangan lumayan," katanya.

Beliau berkata, fenomena itu harus diatasi supaya tidak timbul masalah dalam institusi keluarga pada masa depan kerana ia mendorong lebih ramai suami mengambil alih tugas isteri sebagai suri rumah.

"Ada perbincangan untuk mengatasi masalah pelajar perempuan lebih ramai daripada pelajar lelaki di IPT, tetapi belum ada keputusan dibuat. Malah, kaedah kuota atau nisbah kemasukan pelajar lelaki dan perempuan di IPT juga belum digunakan secara ketara," katanya.

16 Jun 2009

Telan pil perancang jadi wanita

KUALA LUMPUR 14 Jun – Obses untuk menjadi 'wanita', golongan lelaki lembut dan mak nyah kini cenderung makan pil pencegah hamil kerana terpengaruh dengan dakwaan kononnya ia boleh merealisasikan impian mereka menjadi wanita.
via Utusan Online on 6/14/09

Halwa Telinga

Dikir Barat
Iklim
P Ramli
Lebaran

Galeri gambar MyPustaka

Subscribe to myPustaka

Inspirasi Anda Adalah Inspirasi Bersama

myPustaka at Yahoo! Groups

  © Blogger template 'Isfahan' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP