04 Oktober 2009

YESUS (AS) AKAN KEMBALI

Kehidupan Nabi Isa (Yesus) penuh dengan mukjizat sebagaimana difirmankan Allah, sejak lahirnya hingga kenaikannya kepada Allah. Ada satu mukjizat lagi yang akan terjadi; yakni mukjizat yang ditunggu-tunggu kedatangannya dengan tidak sabar oleh kaum beriman dari dua agama wahyu terkemuka, yakni: Kedatangan Nabi Isa yang kedua di Bumi.

( saksikan video di bawah ) bagi penerima dari yahoo groups sila ke mypustaka.blogspot.com untuk menyaksiakan video-video menarik.



KERUNTUHAN ATEISME

Saat ini, kita sedang berada di titik perubahan dalam sejarah umat manusia. Ateisme, yang sangat mempengaruhi dunia ilmiah dan pemikiran sejak abad ke-18, kini tengah mengalami keruntuhan yang tak terhindarkan. Dalam film ini, akan Anda saksikan bagaimana sejumlah anggapan dasar ateisme terbantahkan oleh perkembangan ilmiah, politik dan sosiologis yang terjadi selama beberapa puluh tahun terakhir. Dari teori Charles Darwin dan Sigmund Freud hingga kejatuhan komunisme dan impian kaum hippie yang gagal, Anda akan menyaksikan bagaimana dogma ateis ambruk di awal abad ke-21.

MENYIngkap RAHSIA BAWAH LAUT

Lautan, yang menutupi sebagian besar permukaan Bumi, adalah bagian tak ternilai keseimbangan di alam. Banyak peristiwa alam di atmosfer, dari hujan hingga pembentukan angin dan iklim, dimungkinkan oleh keberadaan lautan. Selain itu, lautan menjadi tempat hidup miliaran bentuk kehidupan. Keanekaragaman ini, yang melingkupi wilayah di kedalaman ratusan meter, atau bahkan ribuan meter di bawah permukaan laut, semenakjubkan sebagaimana di permukaannya. Keindahan di dasar lautan ini menghamparkan ciptaan tak tertandingi milik Allah, beserta segenap rangkaian seluk beluk terkaitnya, di depan mata kita.

SEJARAH BERDARAH FASISME – 1

Fasisme dikenal sebagai sebuah ideologi yang muncul dan berkembang di abad ke-20. Namun akar ideologi ini, yang mengagung-agungkan perang dan kekerasan, ternyata berasal dari masa lampau, tepatnya Sparta. Ideologi ini menyebar cepat ke seluruh dunia pasca Perang Dunia I, dengan penguasa fasis yang meraih kekuasaan di Jerman dan Itali khususnya, tapi juga di negara-negara seperti Spanyol dan Jepun. Disebabkan oleh fasisme, masyarakat di negara-negara ini sangat menderita dan menjadi korban kekejaman yang mengerikan. Dalam film ini, Anda akan mengkaji asal usul ideologi fasis yang berdiri di atas kebudayaan pagan (penyembah berhala), serta hubungannya dengan teori evolusi Darwin, yang telah menjadi landasan berpijak berbagai ideologi biadab di seluruh dunia, dari abad ke-19 hingga kini.

Lipatan Tsunami Acheh





Kemusnahan Samoa

Tsunami yang terbentuk dari gempa bumi dasar laut yang berukuran 8sr memusnahkan kepulauan dan penempatan penduduk.

03 Oktober 2009

Qanun Jinayat Tidak Sah: Gubernur

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menolak menandatangani Qanun Hukum Jinayat yang telah disahkan DPR Aceh pada 14 September lalu. Gubernur berlasan bahwa qanun yang diajukan kepada dirinya untuk ditandatangani masih bersifat draf.
Usai pelantikan 69 anggota parlemen Aceh hasil pemilihan April lalu, Gubernur Irwandi menyebutkan bahwa Qanun Hukum Jinayat dan Qanun Acara Jinayat belum sah, karena belum ada persetujuan bersama antara eksekutif dan legislatif.
“Jadi kedua qanun itu statusnya sekarang masih rancangan Qanun. (Mereka/DPRA) mensahkan yang tidak sah. Mensahkan, tapi tidak saya (teken),” kata Irwandi kepada wartawan di Banda Aceh, Rabu (30/9).
Irwandi merujuk pada Pasal 23 ayat (1) huruf (a) Undang Undang No 11/2006 tentang pemerintahan Aceh. Dalam pasal itu disebutkan bahwa qanun disahkan setelah mendapat persetujuan bersama antara legislatif dan eksekutif.
Qanun Hukum Jinayat menuai kontroversi karena memuat sanksi rajam bagi pelaku zina yang telah menikah. Dalam draf yang diajukan pemerintah, sanksi bagi pelaku zina hanya dihukum cambuk dan denda.
Irwandi bersikukuh tidak mau menandatangani Qanun Jinayat, kendati DPRA periode 2004-2009 telah mengetok palu pada 14 September lalu. “Yang mengatakan sudah sah atau tidak sah itu ada Undang Undangnya. Kita sudah membuat surat (kepada DPRA) bahwa qanun itu (belum sah) dan meminta DPRA untuk membahas kembali dan mendapat persetujuan bersama,” kata Irwandi.
Namun Irwandi menolak mengomentari soal hukuman rajam. “Saya tidak boleh memberikan pendapat pribadi. Itu terserah kepada tim pemerintah Aceh dan DPR. Saya tidak punya rencana menghapus atau menambah. Silakan mereka membahas secara demokrasi. Saya tidak mau menjawab soal itu (rajam), karena itu terserah kepada DPRA dan Pemerintah Aceh, secara tim,” kata dia.
Gubernur meminta para pembuat hukum agar mempelajari kembali hukum Islam yang tertuang dalam Qanun Meukuta Alam Al Asyi (hukum perundang-undangan yang diberlakukan pada masa Kesultanan Aceh di masa Sultan Iskandar Muda).
“Di situ sudah terangkum semuanya, sudah sangat lengkap dan dibuat oleh para ulama tempo dulu. Itu dibuat oleh ulama-ulama besar dan bisa dijadikan perbandingan,” kata dia. []

Halwa Telinga

Dikir Barat
Iklim
P Ramli
Lebaran

Galeri gambar MyPustaka

Subscribe to myPustaka

Inspirasi Anda Adalah Inspirasi Bersama

myPustaka at Yahoo! Groups

  © Blogger template 'Isfahan' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP